Memerdekakan Wanita Islam ?

Font size: Decrease font Enlarge font

Ada diantara kaum hawa dan mungkin anda sebagai perempuan mengatakan betapa susahnya menjadi wanita Islam atau muslimah. Terlalu banyak aturan  yang ditetapkan kepada seorang wanita Islam. Sebagai contoh, aurat wanita lebih susah dijaga dibanding aurat laki-laki, wanita perlu meminta izin kepada suaminya apabila keluar rumah tapi tidak sebaliknya, wanita menerima warisan lebih sedikit dibanding laki-laki, wanita perlu menghadapi kesusahan dalam mengandung dan melahirkan anak, wanita wajib taat dan patuh kepada suaminya dan talak di tangan suami bukan istri, serta wanita kurang dalam beribadah karena masalah haid dan nifas yang tak ada pada laki-laki, dan lain sebagainya.

Jika dilihat sekilas aturan-aturan di atas rasanya tidak adil dan tidak memihak pada wanita. Hak-hak sebagai seorang wanita serasa dikekang. Tidak heran seandainya ada yang berpikiran wanita Islam itu terbelenggu dan tidak bisa berbuat apa-apa. Ini membuat para aktivis yang berkecimpung dalam berbagai lembaga, organisasi masyarakat, maupun ‘pecinta’ hak asasi manusia (HAM) ‘yang kurang mengetahui tentang Islam’ tidak mau tinggal diam. Begitu gencar dan tidak capek-capeknya mereka mempromosikan untuk “Memerdekakan Wanita Islam!?”. Benarkah wanita Islam begitu terbelenggu sehingga perlu dimerdekakan?

Mari kita berpikir sejenak dan renungkan bersama pernahkah kita melihat sebaliknya/ kenyataannya? Cobalah kita lihat penjelasan di bawah ini:

  1. Benda yang mahal harganya pasti akan dijaga dan dibelai serta disimpan di tempat teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tak akan dibiarkan terserak begitu saja bukan? Itulah ibarat seorang wanita. Islam sangat menjaga seorang wanita.
  2. Wanita perlu taat pada suami tetapi kenyataannya lelaki wajib taat pada ibunya tiga kali lebih utama daripada ayahnya. Bukankah ibu adalah seorang wanita?
  3. Wanita memang menerima warisan lebih sedikit daripada laki-laki tetapi harta itu menjadi miliknya pribadi dan tdak perlu diserahkan kepada suaminya. Manakala laki-laki menerima harta perlu digunakan hartanya itu untuk istri dan anak-anaknya.
  4. Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak tetapi setiap saat dia didoakan oleh setiap makhluk, malaikat, dan seluruh makhluk Allah SWT di muka bumi ini, dan meninggalnya wanita saat melahirkan adalah syahid.
  5. Di akhirat kelak, seorang laki-laki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita, yakni istrinya, ibunya, anak perempuannya, dan saudara perempuannya. Sedangkan seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 laki-laki, yakni suaminya, ayahnya, anak lelakinya, dan saudara laki-lakinya.
  6. Seorang wanita boleh memasuki pintu surga melalui pintu surga manapun yang disukainya hanya dengan 4 syarat saja, shalat 5 waktu, puasa di bulan ramadhan, taat pada suaminya, dan menjaga kehormatannya.
  7. Seorang laki-laki wajib pergi berjihad fi sabilillah, tetapi wanita jika taat pada suaminya serta menunaikan tanggung jawab kepada Allah SWT akan turut menerima pahala seperti pahala orang yang pergi berjihad fi sabilillah tanpa harus mengangkat senjata.

Begitulah Islam memandang seorang wanita. Islam sangat memperhatikan dan menjungjung tinggi harkat dan martabat seorang wanita. Islam sangat memuliakan seorang wanita ibarat mutiara yang sangat berharga. Dan Islam sangat menyayangi dan menghormati seorang wanita.

“Tidak ada perkara yang lebih bagus bagi seorang mukmin setelah bertakwa (taat) kepada Allah SWT daripada istri yang shalihah. (Yaitu), bila ia menyuruhnya maka ia mentaatinya, bila suami memandangnya membuat hati senang, bila bersumpah maka ia mendukungnya, dan bila ia pergi maka ia dengan tulus menjaga diri dan hartanya.” (Hadis Riwayat Ibnu Majah).

Betapa istimewanya seorang wanita Islam. Maha Suci Allah SWT, demikian besar sayangnya Allah SWT pada wanita.

Hal terkait yang mungkin perlu anda baca: klik di sini.

Ref: Filamen 2005
 
Leave a Reply

May be you are interested in:



Post Your Comments

PLEASE DO NOT SPAM


*): Nama dan Email wajib diisi, email tidak akan dipublikasikan.

 
 
All the texts, images and tutorials themselves are copyright their respective owners. If you find any abuse, copyrighted, or illegal contents, please feel free to report us.
data recovery software