Dirgahayu Republik Indonesia Ke-65 (1945-2010)
Dengan semangat proklamasi 17 Agustus 1945, kita sukseskan reformasi gelombang kedua, untuk terwujudnya kehidupan berbangsa yang semakin sejahtera, makin demokratis dan makin berkeadilan. Begitulah kira-kira tema proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-65 (17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2010) tahun ini. Pada 65 tahun silam, Indonesia telah menyatakan diri menjadi negara yang merdeka dan berdaulat, terlepas dari penjajahan, menuju Indonesia yang sejahtera, demokratis, dan berkeadilan.
Tepatnya pada hari Jum’at, 17 Agustus 1945 tahun Masehi atau 17 Agustus 2605 tahun Jepang atau 17 Ramadhan 1365 tahun Hijriah, naskah teks proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan oleh Presiden Indonesia pertama, Ir. Soekarno, di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta Pusat. Dari sinilah suara Indonesia Merdeka mulai terdengar ke seluruh penjuru dunia sehingga Indonesia bisa menjadi negara merdeka seperti sekarang ini. Sungguh suatu peristiwa yang sangat bersejarah yang tidak akan terlupakan oleh bangsa Indonesia.
Untuk itu, kita sebagai bangsa yang besar paling tidak mengetahui naskah teks proklamasi tersebut. Untuk mengingatnaya kembali, kami sajikan isi naskah teks proklamasi kemerdekaan Indonesia dalam berbagai versi.
Isi teks proklamasi
PROKLAMASI
- Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
- Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
- dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
- Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
- Atas nama bangsa Indonesia.
- Soekarno/Hatta
Naskah otentik
Proklamasi
- Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
- Hal² jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
- dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja.
- Djakarta, 17-8-45
- Wakil2 bangsa Indonesia.
In English
PROCLAMATION
We, the Indonesian people, hereby declare the independence of Indonesia.
Matters concerning the transfer of power, etc., will be carried out in a conscientious manner and as speedily as possible.Jakarta, 17 August 1945In the name of the nation of Indonesia,
Sukarno-Hatta
Gambar naskah


DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA


















